Jumat, Mei 16, 2008

INSTALL XMMS di Ubuntu 8.04 (Hardy Heron)


Siapa yang ga kenal XMMS di Ubuntu 7.04, rata - rata ubuntuers akan menjalankan aplikasi ini jika ingin mendengarkan MP3 / lagu lagu mereka.
Aplikasi ini adalah aplikasi yang mirip winamp (bentuknyapun sama), yang andal banget.....

Tapi sayang di Ubuntu 8.04 sudah tidak menyertakan aplikasi ini lagi, untuk menggantikannya diberikan aplikasi Audacious, yang juga mirip dengan Winamp (kayanya ga ada bedanya deh Winamp, XMMS, dan Audacious), aplikasi ini juga terbilang cukup andal untuk menjalankan MP3.

Tapi sayang, entah aku yang bego, atau programnya yang dodol, aku ga bisa menemukan fasilitas untuk menambahkan di playlist, mp3 dari seluruh folder yang dipilih! Ngisinya harus memilih satu lagu satu lagu. Cape deh.....
Atau kalau maksa pingin ngisi dengan lagu satu folder, buka aja foldernya pke browser, pilih semua lagu, dan kemudian drag n drop ke playlistnya! Beres deh.

Tapi apapun kesulitannya, kangen juga ma XMMS! Nah coba-coba deh install XMMS di Hardy Heron.
Kalau dicari di menu Add/Remove ga bakalan nemukan yang namanya XMMS, malah yang ada XMMS2 Tray (sampai saat ini aku ga ngerti gunanya program ini), di cari di repository pun ga bakalan ada.

Maka kita harus mencarinya di repositorynya Feisty Fawn.
Berikut adalah paket-paket yang dibutuhkan untuk mengistall XMMS :

xmms (download disini)
libglib1.2 (download disini)
libgtk1.2 (download disini)
libgtk1.2-common (download disini)
libmikmod2 (download disini)

1. Setelah mendownload semua paket tersebut, taruh dalam satu folder misalkan
/home/[your_username]/xmms/
2. Buka terminal, masuk ke dalam folder tersebut, ketik
$ cd xmms/

3. Eksekusi seluruh paket dalam folder itu, ketik
$ sudo dpkg -i *

Maka XMMS pun bisa dijalankan di Hardy Heron

Install Apache, PHP dan MySQL di Hardy Heron (error PHP5nya)

Pindah ke Hardy Heron memang melelahkan dan mengeluarkan banyak tenaga (hal ini berlaku untukku). Bagaimana tidak, jika biasanya di Feisty Fawn, untuk menginstall Apache, PHP, dan MySQL, ga pernah menemui kendala, baik dalam installing maupun dalam testing. Tapi di Hardy penuh sekali dengan cobaan.

Di Feisty, biasanya cukup membuka Synaptic Package Manager, lalu memilih modul - modul Apache2, PHP5, dan MySQL, klik apply... tunggu install selesai.. dan jalankan... semuanya lancar tidak ada hambatan.

Cara ini pula kuterapkan di Hardy, pilih modul -modulnya Apache2, PHP5, dan MySQL, klik apply.. tunggu install selesai....
Nah di bagian testing yang rewel, testing Apache2, jalankan pakai browser, berhasil, testing PHP, buat file PHP, jalankan lewat browser, eh ga jalan........

Semua file PHP yang dibuat, lalu dijalankan tidak ada satupun yang berhasil di eksekusi, padahal sudah dijalankan melalui http://localhost/
Setiap kali eksekusi PHP, browser selalui menampilkan pesan untuk menyimpan file tersebut..... lah.. yang kuminta khan dijalankan bukan disimpan....

Kupikir browsernya yang error, bawaannya Hardy sih Mozilla 3 Beta 5, coba sekarang pke Mozilla yang masih versi 2, tetep aja ga bisa, kalau jalankan file PHP selalu disuruh simpan.

Bingung deh... tanya uncle google, search......... akhirnya menemukan juga orang yang kena masalah serupa..... buka deh situs itu yang ternyata adalah sebuah forum...... Dibaca postingannya satu persatu...... banyak orang di forum itu menyarankan untuk mengecek apakah paket libapache2-mod-php5 sudah terinstall atau belum. Kucoba ikuti sarannya kucek deh paket itu, eh ternyata sudah terinstall, dan orang yang tanya di forum itu tampaknya juga sudah menginstall paket itu.

Kubaca Threadnya sampai selesai eh belum ada solusi....... Daripada nunggu postingan selanjutnya, kuputuskan aja uninstall semua paket Apache2, PHP5, dan MySQL, dan kemudian menginstallnya lagi, eh tetep juga ga jalan......
Percobaan bodoh ini kulakukan sampai 3 kali, tetep aja hasilnya nihil...... file PHP selalu disuruh simpan sama browser.
Ah bodo amat... langsung kutinggal tidur...... udah malam, pikirku ku install ulang aja Hardynya besok, siapa tahu ada konfigurasi yang salah.

Esoknya, berangkat kerja, seperti biasa, nyalain kompie kantor, eh baru ingat......
Di Kompie Kantor khan masih pake Feisty Fawn, dan Apache2 serta PHP5 nya jalan semua........ muncul deh ide...... Mungkin kesalahanku di rumah adalah menginstall semua paket yang ada tulisannya Apache2 dan PHP5.

Coba kubuka Synaptic Package Manager di kantor.. kucatat semua paket paket dan Apache2, PHP5, dan MySQL yang terinstall di kompie kantor.
Lelah bekerja, pulang deh......
Rencana sih mo install ulang Hardy Rumah.... tapi.... masa harus install ulang deh..... ga rela aku dikacangin ma Hardy.

Kubuka Synaptic, trus kucoba install paket paket yang kucatat tadi...... jadi bukan semua paket yang ku install, tapi pilih -pilih, klik apply....
Selesai install.... jalankan apache2..... jalan dengan aman... coba eksekusi file PHP......


HORAAAAYYYYYYYYYY jalan......................... ga disuruh simpan lagi..... HUAHUAHUAHUAHUAHUA.......

Jadi kesimpulannya adalah, ada paket-paket yang bentrok yang bisa bikin PHP5 ga bisa dieksekusi....

Berikut adalah Paket - paket yang kuinstall :
apache2
apache2.2-common
apache2-doc
apache2-mpm-prefork
apache2-src
apache2-threaded-dev
apache2-utils
libapache2-mod-php5
php5
php5-cgi
php5-cli
php5-common
php5-curl
php5-dev
php5-gd
php5-ldap
php5-mhash
php5-mysql
php5-odbc
php5-pgsql
php5-pspell
php5-recode
php5-snmp
php5-sqlite
php5-sybase
php5-tidy
php5-xmlrpc
php5-xls
mysql-client
mysql-client-5.0
mysql-common
mysql-navigator
mysql-query-browser
mysql-query-browser-common
mysql-server
mysql-5.0
dan beserta setiap depedency paket yang disuruh install otomatis (aku ga apal soalnya ga kucatat). Pokoknya install aja paket-paket diatas nti Synaptic akan ngasih peringatan ada depedency yang juga harus diinstall, ya diinstall aja.

Sumpah, klo disuruh jelaskan gunanya apa saja paket - paket diatas aku ga tahu, dan paket apa yang bikin PHP ga jalan aku juga ga tahu.......

Merubah Screen Resolution Login Window

1. Masuk ke Terminal
2. Backup dulu file yang asli, supaya jika terjadi kesalahan bisa dikembalikan, ketik
$ sudo cp /etc/X11/xorg.conf /home/[your_username]/desktop/
3. Sekarang edit file xorg.conf yang asli, ketik
$ sudo gedit /etc/xorg.conf
4. Cari tulisan
Section "Screen"
Identifier "Default Screen"
Monitor "Configured Monitor"
Device "Configured Video Device"
EndSection
5. Rubah sehingga menjadi seperti ini
Section "Screen"
Identifier "Default Screen"
Monitor "Configured Monitor"
Device "Configured Video Device"
Defaultdepth 24
SubSection "Display"
Depth 24
Modes "1280x1024" "1024x768" "1280x960" "640x480" "800x600"
EndSubSection
EndSection
6. Save
7. Restart Kompie

Kalimat:
Modes "1280x1024" "1024x768" "1280x960" "640x480" "800x600"
mengartikan bahwa resolusi yang diinginkan adalah 1280x1024 (ini adalah resolusi kesukaanku), jadi jika pingin mengecilkan resolusinya tinggal meletakkan settingan resolusi di awal kalimat.

Contoh, aku pingin resolusinya 1024x768, berarti kalimatnya berubah menjadi
Modes "1024x768" "1280x1024" "1280x960" "640x480" "800x600"

Selasa, Mei 13, 2008

INFRA RED MENYERANG (MENYERANG BUATOKMU!!!!)

Semalam entah berapa banyaknya, saya menerima sms yang isinya menyuruh mematikan HP, karena berdasarkan metroTV pukul 23.00 akan ada serangan Infra Red yang bisa menyebabkan kerusakan otak!

Jujur aja langsung saya menghela nafas panjang-panjang, kok bisa orang2 pada bego percaya pada sms beginian.

Setahu saya, dan banyak ilmuwan yang telah membuktikannya, infra red itu TIDAK BERBAHAYA. Sinar ini adalah salah satu gelombang yang panjang oleh karena itu sering digunakan pada remote control!

Infrared yang dikeluarkan untuk umum, pastilah memiliki uji kelayakan aman atau tidak untuk dipakai. Katakanlah sebuah HP yang memiliki infrared untuk melakukan koneksi dengan hp yang laen, tentunya HP ini memiliki batas radiasi Infra Red yang sudah di atur oleh pabrikannya, dan tidak mungkin radiasinya bisa melibihi batas yang ditentukan (Masa baterai ABC bisa ngalahin ALKALINE ?? )
Jadi bagaimana mungkin orang bisa menaikkan batas radiasi HP kita, jika radiasinya sudah dibatasi kekuatannya???? Kalaupun bisa, orang itu harus punya akses fisik ke HP itu, artinya orang itu harus membongkar HP itu dan mengotak atik hardwarenya supaya radiasinya bisa naek! (dalam ilmu komputer hal ini disebut over clocking)
Kalau hanya sebatas perintah program, apalagi hanya sebuah SMS, mo dibuktikan sampai jungkir balikpun ga bakalan bisa!

Kalaupun infrared itu berbahaya, berarti jangan pernah gunain remote control dirumah, bisa2 seluruh penghuni rumah termasuk kecoa pada kena kanker otak semua!Klo kita lagi jengkel ma orang, arahkan saja remote AC ke orang tersebut, biar orangnya kena kanker......

Terus perhatikan tulisan SMSnya, ada huruf besar ada huruh kecilnya, ga beraturan, gaya anak ABG klo lagi SMS, mungkinkah berita penting yang menyangkut kehidupan banyak orang, menggunakan tulisan2 yang ga beraturan kaya gitu. Logikanya klo kita pingin memberitahukan tentang kejadian yang membuat kehidupan orang laen terancam, pasti kita akan langsung mengirim sms itu dengan tampilan sms default / standart, ga campuran huruf besar kecil! Klo kita edit2 dulu sms kita besar kecil hurufnya, bisa mati duluan orang yang mau dikabarin!

Kalau memang ini berita gawat, kenapa pemerintah tidak mengambil tindakan darurat, tidak memasang pengumuman besar besaran, tidak mengerahkan tentarannya untuk mengamankan HP penduduk! Bayangkan klo separoh warga negara ini mati, siapa yang akan malu? Pasti Pemerintah, karena tidak mengambil langkah untuk mengamankan warganya!
Klo memang berita ini gawat, kenapa semua operator tidak mematikan saja semua server mereka, supaya orang tidak bisa melakukan komunikasi, dan dengan demikian HP tidak akan mendapatkan sinyal dari manapun! Dan kenapa tidak mengirimkan sms ke seluruh pelanggannya, yang mengirim sms malah orang laen. Kalau ada promosi aja mereka sms semua pelanggannya, kenapa masalah segawat ini tidak dikirimkan ke pelanggannya?

Semalam waktu menerima sms ini, saya sedang nongkrong sama temen, langsung kutantang temenku itu, kunyalain semua hpku, kuletakkan di samping bantal.....

Eh, besoknya (hari ini) saya masih ga papa, bahkan bisa nulis artikel ini!
Jadi, kesimpulan mohon yang membaca artikel ini, saya mohon dengan sangat, diperhatikan dulu setiap sms yang diterima, jangan langsung percaya apa yang dituliskannya, apalagi langsung mengirimkan ke semua orang yang ada di PhoneBook! Justru kalian semua yang akan rugi, berapa banyak pulsa yang kalian keluarkan untuk mengirimkan sms ga penting...........

Pengalaman pindah ke Hardy Heron

3 hari sudah aku mencoba mengacak - acak "Hardy", di bawah ini adalah suka duka sewaktu mencoba Hardy, Ok kita mulai saja!

Pengalaman dimulai waktu nginstall, ternyata ga bisa upgrade langsung dari 7.04 langsung ke 8.04, swt!!!!! Terpaksa harus diinstall ulang!
Install berlangsung, selesai install, muncul tampilan login, SWT lagi!! Tampilan resolusi tampilan loginnya 1280 x 960, ga enak banget dilihat, gapapa wes, bisa dibenerin nanti!
Login deh spt biasa, coba benerin tuh resolusi, eh ga bisa diubah! SWT again!! Menu Height dan Weightnya di lock ga bisa diklik!
Coba deh otak atik, ternyata VGA ga di support ma Hardy, cari2 deh driver2 yang cocok, akhirnya ketemu juga, langsung install, Hardy minta restart, ya restart deh......
Selesai restart muncul tampilan login, wajah langsung melongo + bibir ndower, tampilan login muncul ada 2, sebelah kiri dan sebelah kanan, dah bisa dipastikan ini disebabkan resolusi layar yang tinggi. Gapapa wes bisa di benerin nanti.
Login lagi seperti biasa, coba masuk ke settingan Resolusi, air mata sukacita langsung mengucur deras, ternyata resolusi bisa diganti, di ganti deh ke resolusi favorit 1280 x 1024! Jreng Jreng2, akhirnya tampilan favoritku muncul juga..... ketawa terbahak bahak!
Tak dirasa ternyata sudah jam 12.25 malam, akhirnya di shut down deh komputer dan bobok!
Besok siangnya dengan perasaan berdebar-debar (seperti ngapel pertama kali ke rumah cewe) tekan tombol power di kompie! Pilih Ubuntu sebagai OS!
DHUAAARRRRR,....... Air mata Darah bercucuran.... tampilan login tetap terbelah menjadi dua......... ternyata settingan resolusi tidak berpengaruh ke menu login!
Bingung kaya induk kehilangan anaknya, gimana nih??
ASK Uncle Google, ternyata ada trik tersendiri untuk mengubah resolusi login, dicoba deh saran2 yang di dapat!
Ketik perintah di terminal, tak tik tuk tak tik tuk, enter, muncul pesan "failed", busyet..........!!!!
Hardy minta restart, ya di restart deh...... ting ting ting ting masuk menu login, melongo lagi, tampilan kembali ke 1280 x 960, AAAKHHHH tidak........., dengan jantung berdegub kencang mengalahkan genderang yang mau perang, coba login...
Username diketik......
Password diketik......
Bagaikan terkena kilat menyambar amoeba, tampilan putih tih tih tih muncul, bagaikan digosok dengan SURF. Air mata dukacita dah tak terbendung lagi.....
Hancur Hardyku..........
Setelah 3 menit 33 detik pikiran kosong, akhirnya diputuskan untuk direstart aja, masuk ke menu Ubuntu Repair, pilih fix xclient!
TING... GAGAL, ada pesan xorg.conf error,
Masuk deh ke menu root, coba masuk ke folder xorg, dan edit secara manual!
Sudah buka xorg.conf, trus bengong lagi.... apanya yang mau diedit.....
Keluar lagi deh dari xorg.conf, sambil melihat kursor kedap kedip......
coba deh pingin tahu apa saja isinya di folder itu...
DIR enter..... melihat satu persatu file yang ada..... HUAHUAHUAHUA, ternyata file xorg.conf ada backupnya........
Ternyata dunia ini masih baik hati juga sama aku, coba deh replace file xorg.conf yang rusak dengan file xorg.conf backup!
Di delete lah file yang rusak......
Tangan berhenti lagi...... lupa perintah untuk rename file, karena kebiasaan rename lewat desktop..... putar otak 1 menit... 2 menit... 3 menit.... GILAAAA BENAR BENAR LUPAAAAA.
ADUHHH, terpaksa deh bernazar... TUHAN tolonglah hambamu ini, sumpah ga akan sombong sombong lagi.........
Kompie di restart, masuk ke OS windows yang sudah hampir dilupakan keberadaanya.......
Cari cari deh file file kuliah Sistem Operasi.... akhirnya ketemu juga... "File perintah perintah dasar Linux".
Buka Filenya...... search rename file...............
Ternyata ga ada........ uaaaaaaaaaa............
Terpaksa ASK Uncle Google lagi, padahal pulsa dah tinggal beberapa ribu perak...... Akhirnya dapat......
Seperti expresi kebanyakan orang ketika mengingat sesuatu yang di lupakan.....
kalimat itu pun meluncur dari mulut "OHHH IYAAA YAAA"
secepat kilat matikan Windows, kembali lagi ke menu root.
Ketik perintah tik tik tik tik enter.......
Kembali ke menu fix xclient... muncul pesan xorg.conf update sucsess" HORAAYYYYYY
Restart deh kompi, masuk ke ubuntu, masuk menu login, tampilan masih gak enak dilihat, ketik username dan password, ting ting ting....
HUAHUAHUAHUAHUA, akhirnya muncul juga warna warni oranye-nya...

Sejenak mengambil nafas setelah pertarungan dengan file xorg.conf!
Tangan masih terdiam di keyboard, otak putar putar....... resolusi menu login masih belum bener........
Tak ada jalan lain harus bertanya lagi ke Uncle Google.... kali ini cari dengan serius jangan asal pilih solusi....
Setalah menimbang memikirkan merenungkan dan memutuskan, akhirnya dipilih salah satu solusi yang cukup sederhana, menambahkan beberapa baris perintah di file xorg.conf (duh tarung ma file ini lagi)! Gapapa wes...
buka deh file itu, tambahkan beberapa perintah, save tutup!
Coba Log Off, muncul menu login......
Langsung sujud syukur sembah sujud di depan kompie...... tampilan login dengan resolusi 1280 x 1024 pun muncul......
Cape menguras tenaga dan pikiran, membanting tulang, dan memeras keringat... di shut down deh kompie, tidur dengan perasaan senang (serasa cinta kita diterima cewe)!

Kesokan harinya, pengen deh ngapel ke Hardy, nyalain kompie, masuk deh ke ubuntu........
Banyak sekali repo yang blom diinstall....
Repo yang wajib diinstall... karena berhubungan dengan perkerjaan...
Install deh apache2, php5, dan mysql..... install... ..... selesai..... test....
lancar aman jaya.......
Akhirnya bisa bekerja lagi di rumah.....
Install Repo yang kedua (hukumnya wajib bagi jiwaku) harus bisa dengerin mp3, install deh Repo Ubuntu Restricted Extras..... install.. selesai..... beres.....
Nah sekarang tinggal playernya....... di pacar yang lama (7.04) suka maenin mp3 lewat XMMS, coba deh install lagi XMMS nya.........
cari di Add/Remove..... waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ga ada XMMS nya.....
gila.......... Player kesayanganku ga ada......
coba cari deh info di uncle google, search........ ting... wajah menunduk lesu...... ternyata Hardy sudah tidak menyertakan lagi player XMMS.........
Tapi untung ada kawan dari seberang galaxy yang ngasih tahu untuk pindah ke lain hati.... coba deh Audaciaous....
Install.... dan jalankan programnya.....
Satu kata PUASSSSS.... mantab suaranya juga lebih jernih dari XMMS......
Setelah dengerin beberapa lagu, coba deh explore menu menu Hardy.....
eh ternyata baru nyadar, setiap kali klik sesuatu ada yang lain......

ADA EFEK ANIMASI 3D nya OEEEEEE........
Buka Program... muncul efek fade....
Tutup pragram... muncul efek fade.....
Klik tombol.. efek kaya yang ada di mac os
Pindah desktop.... efek yang tidak bisa dijelaskan dengan kata- kata......

Secara tidak sadar..... muncullah teriakan teriakan puji pujian sampai membuat seluruh penghuni kost datang ke kamar...........

Huahuahuahuahua............

Puas explore, buka deh blogger, ketik artikel ini dan posting!

Sabtu, Mei 10, 2008

Setting Koneksi Internet Ubuntu

- Konfigurasi dengan Speedy jika modem disetting manual bukan DHCP, dan IP lokal adalah 192.168.1.XXX
1. Masuk ke terminal
2. Ketik: sudo gedit /etc/network/interfaces
3. Ganti beberapa settingan pada file tersebut menjadi seperti berikut

# The primary network interface

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1

Dengan asumsi IP address kita adalah 192.168.1.2 dan IP Modem (gateway) 192.168.1.1

4. Restart Network, ketik : sudo /etc/init.d/networking restart
5. Setting DNS, ketik: sudo gedit /etc/resolv.conf
6. Isikan di file tersebut dengan:

nameserver 202.134.1.10

Dimana 202.134.1.10 adalah DNS dari Speedy

- Konfigurasi dengan Telkomnet Instant
1. Cek dulu apakah modem kita sudah dikenali oleh ubuntu, masuk ke terminal
2. Ketik: sudo wvdialconf
3. Jika sudah terdeteksi Ketik : sudo gedit /etc/wvdial.conf
4. Ubah isi filenya yang semula depannya ada tanda ; menjadi seperti ini

Phone = 080989999
Password = telkom
Username = telkomnet@instant

5. Save dan tutup.
6. Kembali ke terminal ketik: sudo wvdial

- Konfigurasi dengan Starone (dengan HP NOKIA sebagai modemnya)
1. Cek dulu apakah modem kita sudah dikenali oleh ubuntu, masuk ke terminal
2. Ketik: sudo wvdialconf
3. Jika sudah terdeteksi Ketik : sudo gedit /etc/wvdial.conf
4. Ubah isi filenya yang semula depannya ada tanda ; menjadi seperti ini

Phone = #777
Password = indosat
Username = starone

5. Save dan tutup.
6. Kembali ke terminal ketik: sudo wvdial

Di rumah, saya menggunakan konfigurasi menggunakan Starone, dan berhasil
Sedangkan di kantor, saya menggunakan konfigurasi dengan Speedy dan berhasil
Sedangkan untuk konfigurasi dengan Telkomnet Instant belom pernah mencoba, tapi saya kira setting dasarnya seperti yang ada di atas.

Mengaktifkan user Root di Login Ubuntu

Secara default kita tidak akan bisa masuk sebagai root melalui menu login ubuntu, meskipun root kita sudah aktif.

Untuk mengaktifkan caranya:
1. Login sebagai user biasa
2. Masuk ke Login Window : System > Administration > Login Window
3. Klik tab Security
4. Cek pada bagian Allow Local System Administrator Login
5. Klik Close
6. Logout

Sekarang kita bisa masuk sebagai root dengan mengetikkan username "root" beserta passwordnya